Jangan Matikan Mesin Tiba-tiba, Bisa Bikin Rusak

Otomotif

Otolovers pernah tidak terburu-buru sehingga langsung mematikan mesin mobil secara tiba-tiba? Sebaiknya hal itu tidak sering-sering dilakukan karena dapat merusak mesin. Kalau Otolovers ingin mematikan mesin mobil pastikan semua perangkat yang ada di dalam mobil seperti audio dan AC sudah mati juga.

Rusaknya mesin itu diakibatkan karena mesin yang masih bergerak tanpa diikuti oleh pelumasan. Hal tersebut memungkinkan komponen mesin bergesekan secara kasar. Saat mobil dimatikan tiba-tiba padahal semua perangkat belum dimatikan membuat penurunan tekanan pelumas secara drastis tanpa disertai oleh pergerakan mesin.

Otolovers juga harus menghindari kebiasaan menggeber mesin mobil sebelum mematikannya. Berikut cara mematikan mobil yang benar agar mesin tetap awet seperti detikOto kutip dari situs resmi Nissan Indonesia, Jumat (9/3/2018).

1. Saat ingin berhenti, sebaiknya Anda mulai mengurangi kecepatan mobil. Dengan begitu, mesin mobil bisa menyesuaikan pergerakannya. Kemudian, saat mobil sudah terparkir dengan benar, berikanlah sedikit jeda sebelum Anda mematikan mesin.

2. Saat memberikan jeda, Anda perlu mengecek berbagai komponen dalam mobil. Soalnya, beberapa komponen akan tetap aktif menyala walaupun mesin mobil telah mati. Hal ini pula yang bisa menyebabkan aki mobil Anda mati.

3. Hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mematikan mesin mobil tak lain adalah mematikan AC terlebih dahulu. Ya, beberapa pengendara justru kerap terlebih dahulu mematikan mesin yang dilanjutkan dengan AC, beberapa di antaranya justru terbiasa tidak mematikan AC. Hal ini tentu bisa memengaruhi kompresor AC, karena mesin mobil yang mati secara tiba-tiba dapat menimbulkan hentakan pada kompresor AC. Nah, jika Anda tak ingin mesin atau AC mobil Anda rusak, Anda harus membiasakan untuk mematikan AC mobil terlebih dahulu.

4. Selain AC, hal lain yang perlu Anda matikan terlebih dahulu ialah audio mobil. Tak bisa dimungkiri beberapa orang kerap lupa untuk mematikan audio mobilnya, padahal hal ini bisa merusak audio dan juga mesin. Bayangkan saja, saat Anda lupa mematikan audio, audio akan segera menyala kembali saat Anda menghidupkan mobil. Audio yang hidup dengan dukungan aki tentu akan kaget karena tekanan aki saat mobil baru menyala tidaklah stabil.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Otomotif
Lexus NX 300 SUV Mewah dari Jepang

Sudah diperkenalkan di lantai Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017 (GIIAS) pada Agustus kemarin, mobil sport utility vehicle (SUV) premium dari Jepang yang diperuntukkan bagi kaum urban berjiwa muda, Lexus NX300 kian dinanti-nanti. Soalnya, mobil akan menjamin kenyamanan dan kemewahan berkendara dengan harga yang cukup terjangkau. Dirancang langsung dari Jepang, …

Otomotif
Kendaraan Transmisi CVT Solusi Buat Macet-macetan

Berdasarkan survei yang dibuat oleh Inrix, Jakarta masuk ke dalam deretan kota termacet di dunia. Tidak tanggung-tanggung, ia masuk peringkat ke-12. Sejalan dengan hal tersebut para produsen otomotif berusaha membuat fitur yang memberikan kenyamanan berkendara. Oleh karenanya, muncullah teknologi transmisi otomatis dengan sistem Continuously Variable Transmission (CVT). Namun, karena harganya …

Otomotif
Mengubah Citra, Para Pengguna Lamborghini Sekarang Taat Pajak

Ada anggapan pemilikLamborghini di Indonesia adalah ‘badboy’. Sering ugal-ugalan, pajak mobil pun tak dibayar-bayar. Kali ini mereka ingin mengubur citra negatif itu. Upaya mengubur citra miring itu bisa kita lihat saat para pemilik Lamborghini yang tergabung dalam Lamborghini Club Indonesia (LCI) melakukan touring. Sebelum mobil berangkat, aparat polisi mengecek kelengkapan …